Postingan

KAMI BURUH BUKAN PERUSUH

Kami buruh bukan perusuh kami serikat buruh membela hak-hak buruh. "BURUH BERSATU TAK BISA DIKALAHKAN" Itu yang sering kita dengar tatkala buruh aksi di jalan. Aku jadi teringat kisah yang pernah di ceritakan oleh sahabat,kawan,sekaligus guruku dalam berjuang. Dulu tahun 1999/2000 paska orba gitu!! terjadi mogok kerja besar di PT. kahatex Rancaekek sampai truk-truk kahatex di pakai buat angkut buruh-buruh kahatex ke Gedung Sate. Aksi besar terjadi pada masa itu dipimpin langsung Beno widodo beserta kawan lainnya, mereka menuntut hak-hak pekerja yang belum di dapatkan. Paska setelah aksi besar itu, Beno,Ponidi,Slamet Mereka bertiga terancam PHK, hanya satu yang Slamet, ya ... Slamet di selamatkan karena masalah belum siap di keluarga. Slamet di selamatkan Beno,Ponidi dan kawan lain dengan harapan bisa meneruskan perjuangan. Langkah awal perjuangan Slamet di posisikan jadi ketua koprasi dengan harapan dan tujuan pergerakan tidak terkendala biaya pengorganisiran....
 Tulisan kawan Eka PH, tentang perjuangan Konfederasi KASBI. Kamis, (18/3) 2021, PERUBAHAN ITU PASTI, SEMUA ITU ADA DI GENGGAMANMU SATU hal yang pasti terjadi adalah suatu perubahan. Dunia yang kita jejaki saat ini, merupakan sebuah perubahan terus-menerus. Dari semua piranti yang ada. Bukan sekedar apa yang terjadi secara fisik. Termasuk piranti pikir, peradaban, dan keadaban di dalamnya. Sebuah organisasi serikat buruh salah satunya ialah Konfederasi KASBI. Yang merupakan sebuah organisasi massa yang menghimpun kaum buruh, pekerja, pegawai, dan apapun status kerja yang memiliki hubungan kerja dan industrial di Indonesia.  Di perkebunan, di kelautan dan maritim, di transportasi darat, di sektor layanan publik, dan lorong-lorong produksi. Sehingga dunia terus berubah dan melekat di dalam kehidupan manusia dewasa ini. Mengapa Konfederasi KASBI hadir di setiap langkah perjuangan dan segala tuntutan perubahan? Karena dunia ini memang memerlukan perubahan. Karena hidup yang kita j...

Pers rilis aksi may day

 2 Mei 2021 Rilis Pers MAY DAY 2021 JAKARTA BERAKHIR DENGAN KEKERASAN, PEMBATASAN, DAN PENANGKAPAN RATUSAN ORANG SERTA PENGAHALANGAN AKSES BANTUAN HUKUM   Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK), Komite Revolusi Pendidikan Indonesia (KRPI), Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), dan seluruh solidaritas gerakan rakyat mengecam penangkapan sewenang-wenang, kekerasan, dan pembatasan aksi yang dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia terhadap ratusan peserta aksi damai dari berbagai elemen seperti buruh, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum pada hari buruh internasional (May Day) 1 Mei 2021. Penangkapan sewenang-wenang, kekerasan, dan pembatasan aksi yang berlangsung secara damai (peaceful protest) membuktikan bahwa menyampaikan pendapat masih menjadi barang mahal di negeri ini. Setidaknya sejak 2016-2021 aksi May Day tidak diperbolehkan ke depan istana kecuali tahun 2018. Padahal tahun-tahun sebelumnya pada pemerint...